Entri Populer
Senin, 22 Agustus 2011
Ikhlas?
Sejenak aku bertanya pada diriku. Sudah ikhlaskah aku selama ini?
Bagaimanapun sulit untuk menjawab pertanyaan itu. Karena ikhlas adalah urusan hati yang hanya diketahui olehNya.
Ulama saja mengatakan kalau ikhlas sangat amat sulit sekali dilakukan. Apalagi yang menimba ilmu agama saja otodidak nggak jelas (kayak aku).
Mungkin banyak yang mengatakan bahwa dirinya ikhlas, tapi sebenarnya Allah tahu dia tidak ikhlas.
Tapi ikhlas dapat diketahui dari beberapa hal. Diantaranya semakin dia beramal semakin mendekat padaNya.
Aku rasa aku masih sangat jauh dari yang namanya ikhlas. Ikhlas, ilmu tersulit untuk dilakukan. Karena sifatnya yang berubah-ubah. Mungkin bisa ikhlas di awal, tapi untuk istiqomah tidak ada yang bisa menjamin.
Alangkah bahagianya bagi mereka yang telah memiliki ikhlas dalam hatinya.
Ia tak pernah memperdulikan apa yang orang bilang pada dirinya. Ia hanya peduli apakah Tuhannya menyukai apa yang dilakukannya saat itu atau tidak. Tentu mendapatkan ikhlas akan mendatangkan kebahagiaan yang sangat dalam hidup. Jauh dari yang namanya iri dengki pada orang lain.
Orang yang ikhlas aku yakin dia akan mendapatkan ketenangan melebihi ketenangan manusia yang berpenghasilan 1 M sebulan. Bagaimana tidak? Tidak ada di dunia ini yang membuatnya bersedih atau takut atau gelisah. Karena ia telah ikhlas dengan apa-apa yang Tuhan berikan untuknya. Ia tidak gelisah tentang masa depan karena ia yakin jika terjadi keburukkan, Tuhannya akan memberikan bonus berupa pengurangan dosa. Lalu jika kebaikkan datang padanya, pahala mengalir karena ia pandai bersyukur.
Mungkin di dunia kita tidak akan lepas dari yang namanya penderitaan. Tapi sejujurnya, tergantung pinter-pinternya kita menyikapi penderitaan itu. Kadang aku berfikir penderitaan di dunia itu tak akan lama. Berapa tahun sih kita hidup? Paling banter 60an lah. Dan nggak mungkin 60 tahun itu terus-terusan menderita. Pasti adalah seneng-senengnya juga. Jika kita mau sabar, pahala pasti mengalir deras. Jika pahala bejibun, insyaAllah masuk surga.
Orang ikhlas enak banget kalau mau masuk surga. Contohnya aja si pelacur yang dikisahin Nabi memberi minum anjing. Dia bisa masuk surga tuh cuman gara-gara minumin anjing. Tapi satu hal, dia memberikan minum itu dengan ikhlas lillahi ta’ala. Tapi ya itu sulit banget untuk memasukkan ikhlas dalam hati. Maka dari itu nih aku bocorin usaha-usaha agar hati bisa ikhlas (dari ust. Yasir): (satu) berdoa pada Allah semoga Allah memasukkan keikhlasan dalam qalbu kita. Setiap hari setiap saat jangan lupa untuk berdoa agar kita bisa ikhlas. Doanya bisa pakai bahasa Indonesia aja yang enak atau kalau mau serius pakai bahasa arab cari di kitab hisnul muslim mungkin ada. (dua) jangan pernah menampilkan ibadah kita pada orang lain, jangan diceritakan apalagi dipertontonkan. Kecuali kalau benar-benar kepepet, misalnya sholat berjamaah. Kan ngak bisa kita sholat jamaah sambil sembunyi.(tiga) menganggap remeh semua amalan yang pernah kita lakuin. Nggak lucu banget jika kita selama hidup merasa buanyak melakukan kebaikkan tapi ternyata 0 besar. (empat) jangan pedulikan omongan orang, mau njelek-jelekin kek mau muji-muji kek, cuekkin dah.
Terus jika orang yang ikhlas mengucapkan “laa ila ha ilallah”, langsung deh dapet tiket emas ke surga. Bandingin aja ma orang yang puasa seumur hidupnya, menyedekahkan semua hartanya, shalat nggak ada habis-habisnya tapi belum tentu dia masuk surga karena tidak ikhlas.
So, teman ayok kita sama-sama brusaha untuk ikhlas. Semoga Allah mempertemukan kita di Jannah Firdaus..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar